|
Selamat Datang di situs resmi SDIT Insan Mandiri Jakarta
|
 Alhamdulillah, pada Loketa Tingkat Kotamadya Jakarta Selatan, Sabtu 6 Maret 2010 SDIT Insan Mandiri Jakarta, meraih: - Juara I Lomba Adzan (Muhammad Fadani SD 5)
- Juara I Lomba Pidato (Annisa Nur Tsabita)
- Juara II Lomba Cerdas Cermat (Hana Shohwatul Ummah, Zahra Muthi'ah, Shofiyah Nadhiroh)
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Selamat datang di situs SDIT Insan Mandiri Jakarta, Alhamdulillah atas berkah dan petunjuk Allah Swt, situs ini hadir di hadapan Anda yang menanti-nantikan sarana informasi dan komunikasi, baik internal maupun eksternal yang bersifat umum. Abad 21 adalah era mutu. Bagi SDIT Insan Mandiri, mutu menjadi hal yang sangat penting dalam berbagai bidang termasuk pendidikan. Pendidikan bermutu menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Di tengah kompetisi yang sangat ketat seperti sekarang ini dan kecenderungan ke depan, eksistensi sebuah sekolah sangat ditentukan oleh kualitas sekolah. Sekolah bermutu berpeluang lebih besar untuk terus eksis sedangkan sekolah tidak bermutu lama–kelamaan akan tutup atau ’ di-regroup’, ditutup dan muridnya digabungkan ke sekolah yang lain.
Dalam mencapai mutu suatu institusi dikenal adanya Total Quality Management atau Manajemen Mutu Terpadu. Aspek penting dalam manajemen mutu terpadu adalah perbaikan atau peningkatan secara terus–menerus. Jepang memiliki satu kata untuk menjelaskan pendekatan perbaikan secara terus menerus ini dengan istilah ’ kaizen’ yang diterjemahkan secara bebas dengan perbaikan sedikit demi sedikit (step by step improvement ).
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
BERBURU SEKOLAHNYA MANUSIA Agar Tidak Salah Memilih Sekolah |
|
|
|
|
Ditulis oleh Munif Chatib
|
|
Sabtu, 20 Februari 2010 06:57 |
|
“Anak saya sekarang badannya tambah kurus dan sering murung. Tidak bergairah untuk sekolah. Saya kasihan jika melihatnya berangkat ke sekolah, tasnya berat sekali berisi buku-buku, sampai berjalannya agak membungkuk. Dan selalu bertanya kepada saya, kapan sih sekolahku libur? Gimana nih ...?”
Mungkin sudah ada ratusan orangtua yang bertanya kepada saya tentang tips praktis memilih sekolah yang baik untuk buah hatinya. Saya pikir hal ini adalah wajar, sebab kita semua sebenarnya adalah konsumen pendidikan. Lebih khusus anak kita adalah pelakunya. Ketepatan memilih sekolah sangat penting untuk masa depan anak kita. Coba hitung waktu anak kita dalam sehari. Hampir 1/3 waktunya ada di sekolah. Coba hitung, siapakah orang yang paling lama bertemu dengan anak kita dalam sehari. Pasti guru-gurunya. Kita sendiri sebagai orangtua yang sibuk, terkadang pulang anak kita sudah pada tidur. Besok paginya sudah sibuk dengan urusan masing-masing. Kondisi inilah yang terbanyak terjadi terutama keluarga-keluarga muda di kota-kota besar.
Jika kita menempatkan anak kita ke sekolah yang ‘salah’, dampaknya sangat besar. Para pembaca yang terhormat, percayalah zaman anak kita nanti akan lebih berat daripada sekarang ini. Zaman anak kita nanti membutuhkan mental ‘climber’, mental pendaki, yaitu anak kita nanti diharapkan mampu mendaki gunung kehidupan sampai ke puncak profesinya. Anak kita diharapkan mampu menancapkan bendera profesi yang profesional, yaitu menjadi orang yang kreatif, mampu menyelesaikan masalahnya, agama dan akhlaknya baik, dan bagus dalam life skill-nya. Zaman yang demikian ‘sulit’ tersebut Insyallah akan mampu di atasi oleh anak kita jika anak kita tumbuh menjadi sumber daya manusia yang bermental ‘climber’. Dan menjadi seperti itu 75% adalah hasil dari pembelajaran di institusi yang namanya ‘sekolah’. Tolong hindari sekolah-sekolah yang malah menjadi mesin pembunuh bakat dan minat anak-anak kita. Tolong juga hindari sekolah-sekolah yang ‘memprioritaskan’ hasil kognitif adalah segala-galanya. Padahal kita semua tahu, problem hidup ini tidak bisa diselesaikan oleh hasil nilai-nilai di atas kertas. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
|
Amankah Facebook Buat Anak?? |
|
|
|
|
Ditulis oleh administrator
|
|
Jumat, 27 November 2009 08:34 |
|
Apakah Anda melarang buah hati untuk punya akun facebook, karena takut berefek negatif pada perkembangannya? atau khawatir dengan keamanannya, lanataran kasus pencurian anak lewat Facebook semakin meluas?
Menurut psikolog Maria Susanti, anak usia bangku TK dan SD sebaiknya jangan dilarang 'bermain' facebook. "Anak-anak, terutama yang sudah duduk di bangku SD, justru bisa mencari tahu sendiri mendaftarkan diri menjadi anggota facebook. Masalahnya, jika ia tahu ajang bersosialiasi ini dilarang ibunya, bisa jadi ia membuat akun facebook dengan nama palsu. Akibatnya, Anda malah tidak bisa mengawasinya," ujar Maria menambahkan.
Facebook memang ajang bersosialisasi di dunia maya yang fun. Anda saja mungkin menikmati fitur-fitur yang ditawarkan situs yang digagas Marc Zuckerberg ini. Tapi, sebenarnya salah satu ketentuan menjadi anggota facebook adalah harus berusia di atas 13 tahun. Namun, tidak sedikit anak-anak yang punya akun facebook. Apakah salah?
"Sebetulnya, buah hati Anda boleh punya akun facebook. Asalkan Anda harus bisa mengawasinya dengan cerdas, tanpa si kecil merasa dimatai-matai," kata Maria.
Rambu-rambu apa yang dipegang orang tua jika anak ingin menjadi anggota facebook? - Saat mengajarkan si kecil untuk mendaftarkan diri menjadi anggota facebook, usahakan untuk mengetahui password-nya. Jikapun tidak, pastikan Anda menjadi teman pertamanya di facebook.
- Cek isi facebook si kecil untuk mengetahui aktivitasnya secara rutin. Biasanya anak suka mengisi kuis dan bermain game. Bila kuis atau games yang dimainkannya belum layak dia mainkan, sebaiknya berikan penjelasan secara sederhana.
- Beri penjelasan juga padanya agar tidak menyetujui semua orang yang ingin berteman dengannya. Minta dia untuk menerima teman sekolah atau kursusnya. Jika ada orang dewasa yang tidak ia kenal ingin menjadi temannya, minta dia untuk menanyakan hal itu terlebih dahulu pada Anda.
- Hati-hati mengisi status Anda. Anda mesti ingat si kecil bisa membaca status Anda.
- Solusi yang terbaik adalah menemani si kecil saat membuka akun facebook-nya. Minta dia untuk membuka facebook di komputer yang diletakkan di ruang keluarga, sehingga Anda tetap bisa mengawasinya.
- Berikan penjelasan tentang akhlak muslim dalam dunia maya. Jadilah layaknya sahabat yang saling berbagi informasi secara menyenangkan.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
|
|
|
Tamu Online
Kami memiliki 3 Tamu online
Pesan Singkat
|