Alhamdulillah, pada Loketa Tingkat Kotamadya Jakarta Selatan, Sabtu 6 Maret 2010 SDIT Insan Mandiri Jakarta, meraih: Juara I Lomba Adzan (Muhammad Fadani SD 5)Juara I Lomba Pidato... Assalamu 'alaikum Wr. Wb 'Selamat Datang di website SDIT Insan Mandiri' SEKOLAH PARA JUARA & SAYANG TEMAN "Sesungguhnya Allah, para Malaikat, para penghuni langit dan bumi, sampai semut yang ada di dalam lubangny, ikan-ikan yang ada dalam air selalu menyampaikan shalawat kepada orang yang mengajarkan... Assalamu 'alaikum Wr. Wb 'Selamat Datang di website SDIT Insan Mandiri' SEKOLAH PARA JUARA & SAYANG TEMAN  Prestasi SDIT Insan Mandiri Tingkat Nasional:Penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) Penulis Antologi Cerpen Termuda Usia 7 tahun dengan judul "Nasi Untuk Kakek" Hotel Gracia Semarang, Januari... Assalamu 'alaikum Wr. Wb 'Selamat Datang di website SDIT Insan Mandiri' SEKOLAH PARA JUARA & SAYANG TEMAN   Sebuah teko yang diisi air kopi tentu akan mengeluarkan air kopi, meskipun penampilan sangat indah karena terbuat dari emas, ia akan mengeluarkan sesuai isi yang terkandung di dalamnya. Jika... Assalamu 'alaikum Wr. Wb 'Selamat Datang di website SDIT Insan Mandiri' SEKOLAH PARA JUARA & SAYANG TEMAN Apakah Anda melarang buah hati untuk punya akun facebook, karena takut berefek negatif pada perkembangannya? atau khawatir dengan keamanannya, lanataran kasus pencurian anak lewat Facebook semakin... Assalamu 'alaikum Wr. Wb 'Selamat Datang di website SDIT Insan Mandiri' SEKOLAH PARA JUARA & SAYANG TEMAN Home Artikel Artikel Umum Meminimalisir Persaingan Antar Anak

Total Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday12
mod_vvisit_counterYesterday77
mod_vvisit_counterThis week181
mod_vvisit_counterThis month767
mod_vvisit_counterAll19926

sdit-insanmandiri.net Value



Module by: Camp26.Com
Meminimalisir Persaingan Antar Anak PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Rusmiyati, S.Pd   
Senin, 25 Mei 2009 09:02
Persaingan antara anak adalah hal biasa dalam sebuah keluarga. Apalagi jika sang anak baru mendapat ’saingan’ dengan lahirnya si adik. Namun jika tidak diminimalisir, akan menjadi bom waktu yang akan meledak menjadi perseteruan yang tidak sehat. Karena itu mencegah lebih baik daripada mengobati, menurut Jerry Wyckoff dan Barbara C. Unell, masalah persaingan dengan saudara kandung dapat dicegah dengan beberapa cara, diantaranya :
 
 
1. Persiapkan anak anda sebelum adik bayinya lahir.

Katakan kepada anak apa yang akan terjadi dalam kehidupan sehari-hari setelah si adik lahir nanti. Ini akan memberikan pengertian bahwa si kakak diharapkan untuk membantu (tidak menjadi orang kedua) dan memposisikan si kakak pada bagian penting untuk mengasihi saudaranya dan memenuhi kebutuhannya, sama seperti anda.
 
 
2. Tetapkan sasaran persahabatan yang nyata

Orang tua tidak bisa mengharap si kakak akan memperlakukan adik yang baru lahir dengan lemah lembut. Karena walau bagaimanapun ia masih seorang anak yang mempunyai keinginan dan kebutuhan yang harus dipenuhi. Tunjukkan secara spesifik dalam memuji anak ketika mereka bermain bersama-sama dengan manis. Katakan bahwa anda menyukai cara anak bersahabat serta jelaskan bahwa bermain bersama itu sangat menyenangkan.

 
3. Rencanakan waktu untuk bersama dengan tiap-tiap anak

Sebanyak apapun anak anda, rencanakan waktu khusus untuk tiap-tiap anak. Misalnya saat memandikan, jalan-jalan ataupun pergi ke toko. Hal ini akan membantu orang tua untuk memusatkan perhatiannya pada satu orang anak saja dan pada kebutuhannya, sehingga orang tua dapat mengetahui perasaan dan masalah yang sedang dipikirkannya dan langsung mengambil tindakan yang dirasa perlu. Hal ini akan membuat si anak merasa diperhatikan.
 
 
4. Lakukan permainan dan berikan alternatif.

Jika anak-anak mulai menunjukkan sikap persaingan dan akan menjurus kepada perkelahian, orang tua bisa memberikan alternatif. Beri pilihan kepada anak. Jika anak bisa bermain bersama dan saling berbagi, maka permainan boleh dilanjutkan. Akan tetapi jika saling berebut dan bertangkar, maka mereka harus siap untuk dikucilkan. Biarkan anak yang memutuskan sehingga mereka akan belajar untuk mengendalikan kehidupan mereka sendiri dan siap menerima konsekuensi dari apa yang telah mereka putuskan.

 
5. Tidak memberi reaksi terhadap pengaduan

Untuk memperkuat posisinya di mata orang tua, anak-anak seringkali saling mengadukan satu sama lain. Oleh karena itu, orang tua harus bijak dengan tidak memperdulikan pengaduan tersebut. Ini dimaksudkan agar tidak ada permainan kekuasaan satu anak terhadap anak yang lainnya. Namun adakalanya, orangtuanyalah yang meminta si sulung (misalnya) memberitahukan kepadanya tentang apa yang dilakukan si adik. Maksudnya mungkin baik, yaitu agar si adik tidak melakukan tindakan berbahaya. Tapi dengan begitu, berarti secara tidak sadar kita telah membiasakan anak-anak untuk mengadukan saudaranya.
LAST_UPDATED2